Screening Film Satu Lensa Gen 2 Hadirkan Movie Camp Kreatif
- account_circle Chandra Prasetya
- calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
- visibility 35
- print Cetak

Screening Film Satu Lensa Gen 2 Jadi Ajang Kreativitas Anggota
Bandar Lampung,INFO JATI AGUNG.COM – Kegiatan screening film dan Movie Camp komunitas Satu Lensa Gen 2 berlangsung di Restu Bumi,Kemiling,Bandar Lampung pada 9-10 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah kreativitas bagi anggota komunitas untuk menampilkan karya film pendek hasil produksi masing-masing Production House (PH).
Panitia mempersiapkan kegiatan tersebut selama kurang lebih tiga bulan. Selanjutnya, panitia membagi anggota komunitas menjadi enam Production House untuk membuat film pendek berdurasi 7 hingga 10 menit.
Kemudian, panitia menayangkan sekaligus melombakan seluruh karya film dalam agenda Movie Camp Satu Lensa Gen 2 tahun 2026.Acara tersebut dipandu oleh Lala dan Fajar, sementara Bagas memimpin doa pembukaan kegiatan.
Ketua Pelaksana Apresiasi Semangat Peserta
Ketua pelaksana kegiatan, Raihan Muzaqi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah mendukung jalannya kegiatan.
“Saya bangga dan bersyukur karena Movie Camp 2026 berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi dan kreativitas bagi anggota komunitas satu lensa untuk menghasilkan karya film. Saya berharap kegiatan ini bisa melahirkan karya yang lebih besar dan berdampak ke depannya,” ujar Raihan.
Selain itu, Raihan juga mengajak seluruh anggota untuk terus berkembang bersama melalui karya kreatif di dunia perfilman.
“Komunitas satu lensa…. hobi to profesi,” tambahnya.
Ketua Umum Dorong Anggota Terus Berkembang
Ketua Umum komunitas Satu Lensa, Nabila, berharap komunitas tersebut terus menjadi tempat belajar bagi seluruh anggota.
“Saya berharap satu lensa bukan hanya menjadi sebuah komunitas, tetapi juga menjadi tempat belajar agar setiap anggotanya memiliki kemampuan untuk berkembang,” kata Nabila.
Pemutaran Film Jadi Puncak Acara
Pada malam hari, panitia menggelar screening film pendek hasil karya PH 1 hingga PH 6. Selain itu, panitia juga menayangkan film tambahan dari PH 7 yang dibentuk khusus oleh panitia kegiatan.
Para peserta menyaksikan seluruh karya film bersama-sama dalam suasana kebersamaan di area camping. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang diskusi dan apresiasi terhadap proses kreatif setiap tim produksi.
Panitia Gelar Senam dan Games
Pada pagi hari, panitia mengadakan senam bersama untuk membangun chemistry antaranggota dan panitia. Setelah itu, panitia melanjutkan kegiatan dengan berbagai games interaktif yang melibatkan seluruh peserta Movie Camp.
Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antaranggota sekaligus membangun kekompakan komunitas.

Founder Satu Lensa Berikan Dukungan
Founder komunitas Satu Lensa, Holiq Bae, menilai kegiatan Movie Camp menjadi langkah positif untuk perkembangan komunitas kreatif di Lampung.
“Saya melihat semangat anggota Satu Lensa terus berkembang. Movie Camp ini bukan hanya tentang membuat film, tetapi juga membangun mental kreatif, kerja sama tim, dan keberanian berkarya. Saya berharap komunitas ini terus melahirkan kreator muda yang mampu bersaing lebih luas,” ujar Holiq.
Peserta Dapat Edukasi Kreatif
Selain screening film, setiap divisi dalam komunitas juga memberikan edukasi kepada peserta. Divisi-divisi tersebut membahas videografi, fotografi, desain grafis, konten kreator, perfilman, hingga animasi.
Melalui sesi tersebut, peserta mendapatkan pengalaman belajar langsung dari mentor yang memiliki kemampuan di bidang kreatif masing-masing.
Anggota Berharap Satu Lensa Semakin Besar
Perwakilan anggota, Aurel, berharap komunitas Satu Lensa terus berkembang dan semakin dikenal luas.
“Saya berharap satu lensa bisa menjadi komunitas besar, memiliki banyak anggota, dan tidak hanya dikenal di Lampung saja,” ujar Aurel.

Panitia Tutup Acara dengan Pemberian Penghargaan
Pada akhir kegiatan, panitia menutup acara dengan pemberian piala bergilir, penghargaan, dan sertifikat kepada para pemenang.
Panitia memberikan penghargaan untuk kategori juara umum, film favorit, poster terbaik, aktor atau pemeran terbaik, sinematografi terbaik, PH terkompak, kostum terbaik, serta foto challenge terbaik.(Chandra Prasetya)
- Penulis: Chandra Prasetya



