Muhammad Saifudin,Mahasiswa ITERA, Rilis Buku Perdana
- account_circle chandra prasetya
- calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
- visibility 18
- print Cetak

Buku Perdana Mahasiswa ITERA Tuangkan Perjalanan Hidup ke Dalam Karya
LAMPUNG SELATAN,INFO JATI AGUNG.COM — Buku perdana karya Muhammad Saifudin atau Sai, mahasiswa Program Studi Teknik Material Institut Teknologi Sumatera (ITERA), resmi hadir untuk mengajak pembaca berdamai dengan masa lalu dan menerima proses bertumbuh dalam kehidupan.
Sai merilis karya berjudul Surat untuk Aku yang Dulu yang telah terdaftar dengan ISBN Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Di tengah aktivitas akademiknya di bidang teknik material, Sai tetap mengembangkan minatnya dalam dunia literasi.
Karena itu, ia menuangkan pengalaman hidup, proses pendewasaan, serta dinamika masa sekolah ke dalam sebuah karya reflektif yang sarat makna.
Buku Jadi Ruang Refleksi dan Penerimaan Diri
Sai menghadirkan buku tersebut sebagai media refleksi bagi pembaca yang pernah mengalami kegagalan, kehilangan arah, maupun kesulitan menerima diri sendiri.
Selain itu, ia ingin menghadirkan ruang yang mampu membantu pembaca memahami perjalanan hidup mereka.
Melalui Surat untuk Aku yang Dulu, Sai mengajak pembaca melihat masa lalu sebagai bagian penting dari proses pembelajaran dan pertumbuhan pribadi.

Buku “Surat untuk Aku yang Dulu” menjadi karya perdana mahasiswa ITERA Muhammad Saifudin yang mengangkat tema pertumbuhan diri, refleksi hidup, dan penerimaan masa lalu.
Sai Harap Buku Menjadi Teman Perjalanan Generasi Muda
Sai menjelaskan bahwa ia menulis buku tersebut sebagai bentuk terapi sekaligus cara berdamai dengan berbagai keputusan yang pernah ia ambil dalam hidup.
Menurutnya, buku itu dapat menjadi teman perjalanan bagi generasi muda yang sedang mencari jati diri dan berusaha memahami dirinya sendiri.
“Saya ingin buku ini menjadi pelukan hangat bagi siapa saja yang sedang merasa asing dengan dirinya sendiri. Saya ingin menyampaikan bahwa tidak apa-apa jika kita pernah keliru atau gagal di masa lalu, karena dari sanalah kita belajar mengeja arti dewasa yang sesungguhnya,” ungkap Sai.
Dorong Mahasiswa Teknik Tetap Berkarya
Lebih lanjut, Sai berharap karya tersebut dapat memotivasi mahasiswa, khususnya mahasiswa teknik, untuk terus mengembangkan kreativitas dan budaya literasi meskipun memiliki kesibukan akademik yang padat.
Melalui debut literasinya itu, Sai juga menegaskan komitmennya untuk terus berkarya dan menghadirkan inspirasi melalui tulisan. Selain itu, ia berharap Surat untuk Aku yang Dulu menjadi awal dari karya-karya berikutnya yang dapat menjangkau lebih banyak pembaca.
- Penulis: chandra prasetya



