Aksi Kemanusiaan PMI Lampung untuk Warga Terdampak Banjir
Lampung Selatan,INFO JATI AGUNG .COM–PMI Lampung bergerak cepat menyalurkan paket bantuan logistik dan santunan tunai kepada warga yang terdampak musibah banjir di Kabupaten Lampung Selatan serta Kota Bandar Lampung, Sabtu (7/3/2026). Ketua PMI Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, memimpin langsung pendistribusian bantuan tersebut guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi pascabencana.
Penyaluran Logistik untuk Warga Jati Agung Lampung Selatan
Petugas menyisir wilayah Kecamatan Jati Agung untuk membagikan paket bantuan kepada sejumlah kepala keluarga yang rumahnya terendam luapan air. Paket bantuan tersebut meliputi beras, nasi bungkus, serta hygiene kit untuk menjaga kebersihan warga di tengah kondisi lingkungan yang basah.
“Di Jati Agung, bantuan yang kami salurkan berupa beras, paket hygiene kit, serta nasi bungkus untuk kepala keluarga yang rumahnya terdampak banjir. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di tengah situasi yang tidak mudah seperti saat ini,” ujar Purnama Wulan Sari Mirza.
Santunan Duka untuk Keluarga Korban Banjir di Rajabasa
Selain bantuan logistik, PMI Lampung memberikan perhatian khusus kepada keluarga almarhum Satriya (10), korban meninggal dunia akibat banjir di wilayah Rajabasa, Bandar Lampung. Pihak PMI menyerahkan santunan uang tunai serta perlengkapan rumah tangga sebagai bentuk empati mendalam atas tragedi yang menimpa bocah tersebut.
“Sementara itu, kepada keluarga almarhum Satriya kami menyerahkan santunan sebesar Rp25 juta sebagai bentuk empati dan kepedulian atas musibah yang terjadi. Kami juga memberikan bantuan berupa kasur, paket sembako, serta kebutuhan dasar lainnya untuk keluarga,” katanya.
Komitmen PMI Mendampingi Masyarakat di Tengah Duka
Purnama Wulan Sari Mirza menegaskan bahwa kehadiran relawan merupakan bentuk dukungan moral agar keluarga korban tetap kuat menghadapi ujian. Meskipun bantuan materiil tidak dapat menggantikan nyawa yang hilang, ia berharap kontribusi ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan.
“Tidak ada kata yang mampu menggantikan kehilangan yang dirasakan keluarga. Namun kami berharap kehadiran dan bantuan ini dapat sedikit menguatkan mereka di tengah duka,” tambahnya.
Harapan dan Doa untuk Ketabahan Keluarga Korban
Menutup kegiatan sosial tersebut, Ketua PMI mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik dan menegaskan kesiapan personel PMI untuk terus bersiaga. Pihak PMI Lampung akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi cuaca dan kebutuhan darurat masyarakat.
“Semoga almarhum Satriya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. PMI Lampung akan terus hadir bersama relawan dan pihak terkait untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.(Chandra Prsetya)


































