Beranda / Religi & Sosial / Muslimat NU Jati Agung Gelar Musyawarah Halal Bihalal 2026

Muslimat NU Jati Agung Gelar Musyawarah Halal Bihalal 2026

Persiapan Matang Pengajian Rutin dan Halal Bihalal Muslimat

Lampung Selatan, INFO JATI AGUNG.COM –Muslimat NU Kecamatan Jati Agung mematangkan persiapan acara Halal Bihalal dan pengajian rutinan melalui musyawarah besar di Pondok Pesantren Tribakti Darul Falah Nidhomuttholibin pada Rabu, 1 April 2026. Pertemuan ini bertujuan menyelaraskan teknis kegiatan yang akan berlangsung di Lapangan Desa Sidodadi Asri, Lampung Selatan.

  • Kehadiran Tokoh Penting dalam Musyawarah

Agenda strategis ini menghadirkan jajaran tokoh penting, mulai dari Pengasuh Podok Pesantren Tribakti Darul Falah Nidhomuttholibin Gus Zami,Ketua Muslimat NU Desa Sidodadi Asri hingga pengurus PHBI tingkat desa.

Hadir pula Ketua Tanfidziyyah Yus Masrudin, Sekretaris M Ali Wahyudin, Ketua Rois Suryah Tarmuzi, serta Katib Sutoto. Seluruh jajaran aparatur Desa Sidodadi Asri juga turut mengawal jalannya diskusi tersebut hingga selesai.

  • Pembentukan Panitia dan Estimasi Anggaran

Dalam pertemuan tersebut, para peserta fokus membahas estimasi biaya pelaksanaan serta pembentukan struktur kepanitiaan secara mendetail.

Langkah ini menjadi kunci utama agar pengelolaan acara berjalan profesional, transparan, dan terukur. Panitia terpilih kini mengemban tanggung jawab penuh untuk menyiapkan segala sarana pendukung di lokasi acara.

  • Jadwal Pelaksanaan di Desa Sidodadi Asri

Sesuai hasil mufakat, panitia akan menggelar acara Halal Bihalal dan pengajian rutinan Muslimat NU tersebut pada Minggu, 19 April 2026. Pemilihan Lapangan Desa Sidodadi Asri sebagai pusat kegiatan mempertimbangkan aksesibilitas dan kapasitas jamaah yang berasal dari berbagai penjuru Kecamatan Jati Agung.

  • Tanggapan dan Dukungan Kepala Desa

Kepala Desa Sidodadi Asri, Didik Marhadi SH, dalam sambutannya menyatakan siap mendukung penuh kegiatan Halal Bihalal dan Pengajian Muslimat NU Jati Agung hingga mencapai kesuksesan yang maksimal, baik secara moril maupun fasilitas.

Didik meyakini bahwa keberadaan Muslimat NU adalah pilar penting dalam menjaga kerukunan serta meningkatkan kualitas spiritual warga.(Chandra Prasetya)

Tag: