Kelas Cangkok Dorong Prestasi Siswa SMA Gunung Agung
- account_circle Chandra Prasetya
- calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
- visibility 17
- print Cetak

Kelas Cangkok Tingkatkan Mutu Pendidikan di Tubaba
Lampung Selatan, INFO JATI AGUNG.COM— Kelas cangkok menjadi program unggulan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi siswa di daerah terpencil. SMA Negeri 1 Gunung Agung menjadi satu-satunya sekolah di Kabupaten Tulang Bawang Barat yang mengikuti program tersebut.
Dinas Pendidikan Provinsi Lampung menunjuk SMA Negeri 2 Bandar Lampung dan SMA Negeri 9 Bandar Lampung sebagai pelaksana program kelas cangkok untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Kepala SMA Negeri 1 Gunung Agung, Sodik Adi Suryanto, S.Or., MM., mengatakan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung menentukan sekolah peserta melalui tahapan seleksi dan penilaian.
Selain itu, program tersebut menyasar siswa berprestasi akademik maupun nonakademik dari sekolah di wilayah terpencil.
“Program ini diperuntukan bagi siswa yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik bagi siswa kurang mampu dan lokasi sekolah yang berada di daerah terpencil,” ujarnya Sabtu (23/5/2026).
Kelas Cangkok Dorong Pembelajaran Inovatif
Program kelas cangkok juga mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah. Karena itu, pihak sekolah menilai program tersebut mampu menghadirkan sistem pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan kompetitif.
“Tujuan utama program kelas cangkok adalah meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan pengalaman pendidikan yang lebih maju kepada siswa. Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih inovatif, adaptif, dan kompetitif,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa program tersebut membantu siswa mempersiapkan pendidikan lanjutan di perguruan tinggi.
“Bagi siswa, program ini menjadi kesempatan untuk memperoleh pembelajaran dengan standar yang lebih baik, memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan akademik maupun nonakademik, serta mempersiapkan diri untuk mempersiapkan masuk Keperguran Tinggi,” imbuhnya.
Sekolah Seleksi Peserta Program
Untuk mendukung program kelas cangkok, pihak sekolah melakukan seleksi awal terhadap calon peserta. Sekolah menilai kemampuan akademik, prestasi nonakademik, serta persetujuan orang tua sebelum mengusulkan peserta ke Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.
“Persiapan yang dilakukan oleh pihak sekolah tentunya melakukan seleksi awal bagi peserta kelas cangkok, mulai penilaian akademik, prestasi akademik, persetujuan orang. Hasil seleksi dari sekolah, siswa yang dinyatakan lolos secara administrasi maka siswa tersebut mengikuti rangkaian seleksi oleh dinas pendidikan,” jelasnya.
Siswa dan Wali Murid Sambut Positif Program
Program kelas cangkok mendapat sambutan positif dari siswa, guru, dan wali murid. Selain itu, program tersebut menghadirkan semangat baru di lingkungan sekolah untuk terus berkembang dan berprestasi.
“Antusiasme siswa, wali murid sangat positif. Para siswa merasa lebih termotivasi karena mendapatkan kesempatan belajar dengan sistem yang lebih berkembang dan menantang,Kehadiran program kelas cangkok menjadi semangat baru bagi seluruh warga sekolah untuk terus berprestasi dan berkembang,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak sekolah berharap program kelas cangkok dapat berjalan secara berkelanjutan agar kualitas pendidikan dan prestasi siswa terus meningkat pada masa mendatang.
“Harapan sekolah ke depan, program kelas cangkok dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di SMA Negeri 1 Gunung Agung.”
“Sekolah berharap siswa mampu berkembang menjadi generasi yang unggul, berkarakter, memiliki daya saing tinggi, serta siap menghadapi dunia pendidikan lanjutan maupun dunia kerja di era modern.”
“Selain itu, program ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik siswa, memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sekolah, serta menjadikan SMA Negeri 1 Gunung Agung sebagai salah satu sekolah yang terus maju dan berinovasi di Provinsi Lampung,” tutupnya.
- Penulis: Chandra Prasetya



