Begal Lampung, Kapolda Perintahkan Tembak di Tempat
- account_circle Chandra Prasetya
- calendar_month 22 menit yang lalu
- visibility 9
- print Cetak

Begal Lampung Jadi Fokus PenindakanPolda
Bandar Lampung,INFO JATI AGUNG.COM — Begal Lampung menjadi perhatian serius Polda Lampung setelah maraknya aksi kriminal jalanan yang meresahkan masyarakat.
Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf menegaskan pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap pelaku begal di wilayah hukumnya.
Selain itu, Kapolda memerintahkan seluruh jajaran kepolisian mengambil tindakan tegas terukur terhadap pelaku pembegalan.
“Kemudian langkah antisipasi, saya sampaikan bahwa kami sudah sampaikan di awal, tidak ada toleransi pelaku begal! Ya, kita perintahkan tembak di tempat! Pelaku begal, tembak di tempat! Tidak ada toleransi,” ucap Helfi dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Jumat (15/5/2026).
Polda Lampung Kaitkan Begal dengan Narkoba
Dilansir dari Media M-TJEK NEWS Kapolda Lampung menjelaskan polisi menemukan fakta bahwa aksi begal sering berkaitan dengan tindak pidana lain.
Bahkan, pelaku menggunakan hasil pencurian kendaraan bermotor untuk membeli narkoba.
Karena itu, Polda Lampung memperkuat tindakan tegas demi menjaga keamanan masyarakat di sejumlah wilayah rawan kriminalitas.
Helfi mengatakan pelaku begal tidak lagi menjalankan aksi kriminal hanya karena faktor ekonomi.
Sebaliknya, mereka memanfaatkan hasil kejahatan untuk mendukung penyalahgunaan narkotika.
“Dan ini akan kita buktikan, silakan yang mau coba-coba monggo silakan. Ya, tapi yang jelas kami perintahkan seluruh jajaran tembak di tempat untuk pelaku begal karena ini sangat meresahkan masyarakat. Mereka bukan lagi untuk urusan perut karena mereka melakukan pencurian digunakan untuk membeli narkoba,” tutur Helfi.
Polisi Tingkatkan Patroli dan Pengawasan
Selanjutnya, Polda Lampung meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan kejahatan jalanan.
Polisi berharap langkah tersebut mampu menekan angka pembegalan dan pencurian kendaraan bermotor.
Di sisi lain, Kapolda Lampung meminta masyarakat segera melapor melalui call center 110 apabila menemukan atau mengalami aksi kriminal.
Menurut Helfi, laporan cepat dari masyarakat membantu polisi bergerak lebih cepat di lapangan.
Selain itu, ia mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan. Ia meminta masyarakat menggunakan kunci ganda, memilih lokasi parkir terang dan terpantau CCTV, serta memastikan kendaraan tersimpan di tempat aman.
Kapolda juga mengingatkan masyarakat mengunci stang motor ke arah kanan karena posisi tersebut lebih sulit dibobol pelaku curanmor.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat yang telah membantu kami dalam pengungkapan kasus ini,” ujar dia.
Polisi Tembak Mati Pelaku Penembakan Bripka Arya
Sebelumnya, Polda Lampung menembak mati tersangka pencurian kendaraan bermotor bernama Bahroni alias Roni saat proses penangkapan di wilayah Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung.
Polisi menangkap tersangka sekitar pukul 05.15 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan, Bahroni merupakan anggota komplotan curanmor sekaligus eksekutor penembakan terhadap Bripka Anumerta Arya Supena hingga meninggal dunia.
Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf menjelaskan petugas mengambil tindakan tegas terukur karena tersangka melakukan perlawanan menggunakan senjata api rakitan saat proses penangkapan berlangsung.
“Saat akan dilakukan penangkapan, tersangka melakukan perlawanan secara aktif yang membahayakan tim gabungan menggunakan senjata api rakitan jenis revolver kepada petugas Tim melakukan tindakan tegas dan terukur, sehingga pelaku tewas di tempat dengan barang bukti satu pucuk senjata api jenis revolver dan satu bilah pisau,” kata Helfi dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Jumat (15/5/2026).
- Penulis: Chandra Prasetya





