Akhiriddirosah Pondok Pesantren Bahrul Ulum Digelar 28 Juni 2026
- account_circle chandra prasetya
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 1
- print Cetak

Akhiriddirosah Jadi Puncak Wisuda Imrity dan Alfiyah di Jati Agung
Lampung selatan,INFO JATO AGUNG.COM-Akhiriddirosah Pondok Pesantren Bahrul Ulum akan berlangsung pada Minggu malam, Senin, 28 Juni 2026, di Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.
Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian Wisuda Imrity dan Alfiyah Tahun Ajaran 1447 H–1448 H atau 2025 M–2026 M yang diikuti para santri pondok pesantren tersebut.
Acara akan berlangsung setelah salat Isya hingga selesai dan terbuka untuk masyarakat umum.
Selain itu, panitia juga mengundang berbagai tokoh agama dan masyarakat untuk menghadiri kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan tersebut, Pondok Pesantren Bahrul Ulum juga berupaya menanamkan semangat menuntut ilmu kepada para santri.
Sejalan dengan tema yang diusung pesantren, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu mengamalkan ilmu di tengah masyarakat.
Hadirkan Tokoh Pesantren dan Ulama Lampung
Panitia menghadirkan Pimpinan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Kyai S. Abdul Aziz Attarmasie, dalam kegiatan Akhiriddirosah tersebut.
Selain itu, panitia juga mengundang Gus Karim atau KH. Abdul Karim Mahfudz yang menjabat sebagai Rois Syuriah PCNU Mesuji sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Darul Huda Mesuji.
Karena itu, panitia berharap para peserta dan tamu undangan dapat memperoleh motivasi serta wawasan keagamaan dari tausiyah yang akan disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Wisuda Santri Tandai Pencapaian Pendidikan Keagamaan
Melalui kegiatan Akhiriddirosah, Pondok Pesantren Bahrul Ulum memberikan apresiasi kepada santri yang telah menyelesaikan pembelajaran kitab Imrity dan Alfiyah.
Karena itu, acara tersebut menjadi momentum penting bagi santri untuk menunjukkan hasil pendidikan yang telah mereka tempuh.
Selain prosesi wisuda, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pesantren, wali santri, alumni, dan masyarakat sekitar.
Dengan demikian, pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Masyarakat Umum Dapat Menghadiri Acara
Panitia juga menyediakan kode QR lokasi untuk memudahkan tamu undangan dan masyarakat menemukan tempat pelaksanaan acara.
Sementara itu, panitia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan Islam dan pengembangan generasi muda yang berakhlak mulia.
- Penulis: chandra prasetya



