Pancasila Jadi Pengingat Pentingnya Kesetaraan Warga
- account_circle chandra prasetya
- calendar_month Senin, 1 Jun 2026
- visibility 15
- print Cetak

Pancasila Dorong Pelayanan Setara bagi Seluruh Masyarakat
Lampung Selatan, INFOJATIAGUNG.COM – Peringatan Pancasila kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya mewujudkan pelayanan yang setara, kesempatan yang adil, dan pembangunan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Ketua DPW JPKP Provinsi Lampung, Juliansyah Lubis, menilai masyarakat tidak meminta perlakuan khusus, melainkan hanya menginginkan sistem berjalan sesuai aturan dan memberikan hak yang sama bagi setiap warga negara.
Menurut Juliansyah, pertanyaan mengenai kesetaraan masih sering muncul di tengah masyarakat meski pemerintah terus mendorong berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
Kesetaraan Menjadi Harapan Masyarakat
Juliansyah mengatakan banyak warga berharap pelayanan publik berjalan sesuai prosedur tanpa harus meminta bantuan pihak tertentu.
Selain itu, pelaku usaha kecil juga menginginkan kesempatan berkembang melalui mekanisme yang terbuka dan adil.
Di sisi lain, masyarakat berharap memperoleh kepastian saat mengurus berbagai hak sebagai warga negara.
“Apakah setiap warga negara sudah memperoleh kesempatan dan pelayanan yang setara?”
Menurutnya, harapan tersebut bukan tuntutan yang berlebihan karena masyarakat hanya menginginkan sistem bekerja sebagaimana mestinya.
Pembangunan Harus Memberikan Manfaat Nyata
Juliansyah mengapresiasi berbagai kemajuan pembangunan yang terus berlangsung di Indonesia.
Ia menilai perkembangan infrastruktur, digitalisasi layanan publik, dan berbagai program pemerintah telah memberikan manfaat bagi masyarakat.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari hasil fisik semata.
Sebaliknya, masyarakat perlu merasakan kemudahan akses, memperoleh kepastian pelayanan, dan menikmati kesempatan yang terbuka bagi semua kalangan.
Karena itu, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus memastikan manfaat pembangunan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
JPKP Temukan Kendala di Lapangan
Dalam berbagai kegiatan pendampingan, Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) masih menemukan sejumlah kendala dalam pelaksanaan program pemerintah.
Juliansyah menjelaskan banyak program telah memiliki regulasi, mekanisme, dan target yang jelas. Akan tetapi, pelaksanaan di lapangan belum selalu berjalan merata.
Selain itu, sebagian masyarakat masih menghadapi keterbatasan informasi terkait program yang tersedia.
Bahkan, beberapa warga masih mengalami kesulitan memahami prosedur administrasi untuk memperoleh layanan tertentu.
Karena itu, ia menilai keberhasilan program tidak cukup ditentukan oleh peluncuran kebijakan, tetapi harus terlihat dari manfaat yang dirasakan masyarakat secara langsung.
Pancasila Hadir dalam Kehidupan Sehari-hari
Juliansyah menegaskan bahwa nilai sila kelima Pancasila dapat terlihat dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
Misalnya, ketika masyarakat memperoleh pelayanan yang sama tanpa memandang latar belakang.
Kemudian, kesempatan berusaha juga harus terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemampuan dan kemauan.
Selain itu, akses pendidikan dan kesehatan perlu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, pelayanan publik harus berjalan karena aturan bekerja dengan baik, bukan karena kedekatan pribadi.
Hari Lahir Pancasila Jadi Momentum Perbaikan
Lebih lanjut, Juliansyah menilai Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum untuk terus memperbaiki pelayanan publik dan pelaksanaan pembangunan.
Ia menegaskan upaya tersebut bukan untuk mencari kesalahan atau menyalahkan pihak tertentu.
Menurutnya, Indonesia yang kuat tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kemampuan menghadirkan kesempatan yang sama bagi seluruh warga negara.
Pada akhirnya, Juliansyah menegaskan bahwa masyarakat tidak menuntut perlakuan istimewa.
“Mereka hanya ingin diperlakukan setara.”
Ia menambahkan, ketika kesetaraan benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari, maka nilai-nilai Pancasila akan hidup melalui tindakan, pelayanan, dan kebijakan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
- Penulis: chandra prasetya



