Curanmor Tewaskan Brigadir Arya, Polisi Tembak Pelaku
- account_circle chandra prasetya
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 8
- print Cetak

Polisi Ungkap Kasus Penembakan Brigadir Arya
Bandar Lampung, INFO JATI AGUNG.COM — Curanmor yang menewaskan Brigadir Arya Supena akhirnya terungkap setelah Polda Lampung menembak mati tersangka utama bernama Bahroni, warga Punduh Pidada, Pesawaran.
Polisi juga menangkap satu tersangka lain bernama Amri, warga Jabung, Lampung Timur, dalam pengembangan kasus tersebut.
Peristiwa penembakan itu terjadi saat Brigadir Arya Supena menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor di toko roti Yussy Akmal, Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026).
Kapolda Lampung Jelaskan Kronologi Kejadian
Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf menjelaskan Bahroni dan Amri berkeliling mencari sasaran curanmor di wilayah Kedaton sebelum mendatangi toko roti Yussy Akmal.
“Bahroni turun dan berusaha mengambil sepeda motor dengan kunci letter T. Saat itu, Brigadir Arya Supena datang untuk menghentikan aksinya,” kata Helfi.
Selanjutnya, Brigadir Arya terlibat pergulatan dengan Bahroni saat mencoba menggagalkan aksi pencurian tersebut.
“Kemudian terjadi pergulatan antara Brigadir Arya dengan Bahroni. Tersangka merebut senjata api (senpi) milik korban dan langsung menembakkannya,” ujarnya.
Akibat kejadian itu, Brigadir Arya mengalami luka tembak di kepala hingga meninggal dunia saat menjalankan tugas.
“Korban mengalami luka tembak di kepala dan gugur dalam tugas,” lanjut Helfi.
Polisi Tangkap Rekan Pelaku di Jabung
Setelah penembakan terjadi, Bahroni melarikan diri menuju rumah Amri dan menyerahkan senjata api milik korban untuk dikuburkan guna menghilangkan barang bukti.
Namun, polisi lebih dulu menangkap Amri dan mendalami keterangannya untuk mengetahui keberadaan Bahroni.
Selain itu, petugas memperoleh informasi bahwa Bahroni berada di wilayah Pesawaran.
Polisi Lumpuhkan Bahroni Saat Penangkapan
Saat petugas melakukan penangkapan, Bahroni melakukan perlawanan menggunakan senjata api jenis revolver sehingga polisi mengambil tindakan tegas terukur.
Karena itu, polisi menembak Bahroni hingga tewas di lokasi kejadian.
Sementara itu, Polda Lampung terus mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus penembakan Brigadir Arya Supena tersebut.(Chandra Prasetya)
- Penulis: chandra prasetya





