Fadly Minta Maaf Usai Insiden Tendang Kungfu EPA U-20
- account_circle chandra prasetya
- calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
- visibility 4
- print Cetak

Fadly Sampaikan Permohonan Maaf atas Insiden di Laga EPA U-20
Lampung Selatan,INFO JATI AGUNG.COM–Fadly Alberto Hengga, pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20, akhirnya buka suara terkait insiden kontroversial “tendang kungfu” saat menghadapi Dewa United U-20 dalam lanjutan Elite Pro Academy (EPA) U-20 musim 2025/2026.
Ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas aksinya yang dinilai berbahaya dan tidak mencerminkan sikap sportif di lapangan.
Selain itu, Fadly mengaku sangat menyesal karena tindakannya telah merugikan banyak pihak dalam pertandingan tersebut.
Fadly Akui Kesalahan dan Sampaikan Penyesalan
Dalam pernyataan resminya, Fadly menyampaikan permintaan maaf secara langsung atas insiden yang terjadi. Ia menegaskan kesadarannya atas kesalahan yang dilakukan saat pertandingan berlangsung.
“Dengan penuh kesadaran, saya memohon maaf dan sangat menyesali tindakan saya dalam pertandingan melawan Dewa United,” ujar Fadly, Selasa (21/4/2026).
Selain itu, ia mengakui bahwa aksinya tidak mencerminkan sikap profesional sebagai pemain sepak bola.
Permintaan Maaf untuk Korban dan Tim Lawan
Lebih lanjut, Fadly juga menyampaikan permintaan maaf kepada pemain Dewa United U-20, Raka Nurkholis, yang menjadi korban dalam insiden tersebut.
Ia menyadari tindakannya berpotensi membahayakan keselamatan pemain lain di lapangan.
“Saya secara pribadi meminta maaf kepada Raka Nurkholis dan seluruh tim Dewa United atas aksi saya yang tidak terpuji,” lanjutnya.
Dengan demikian, ia berharap permintaan maaf tersebut dapat diterima oleh pihak yang dirugikan.
Fadly Minta Maaf kepada Tim dan Publik
Tak hanya itu, Fadly juga menyampaikan permintaan maaf kepada manajemen, pelatih, serta rekan setimnya di Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20. Ia menilai tindakannya telah mencoreng nama baik tim.
Selain itu, ia turut menyoroti dampak luas dari insiden tersebut terhadap citra sepak bola nasional, termasuk Tim Nasional Indonesia.
“Saya juga memohon maaf kepada Timnas Indonesia dan seluruh masyarakat atas kegaduhan yang terjadi akibat insiden ini,” ujarnya.
Siap Terima Sanksi dan Jadikan Pelajaran
Fadly menegaskan bahwa ia siap bertanggung jawab penuh atas perbuatannya.
Ia menyatakan komitmen untuk tidak mengulangi kesalahan serupa di masa mendatang.
Dengan komitmen tersebut, ia berharap dapat memperbaiki sikap serta lebih mampu mengontrol emosi dalam pertandingan berikutnya.
Kronologi Insiden di Stadion Citarum
Aksi tersebut memicu ketegangan di lapangan. Selain itu, video insiden itu juga viral di media sosial sehingga menarik perhatian publik luas terhadap dunia sepak bola nasional.(Chandra Prasetya)
- Penulis: chandra prasetya

