Ponpes Darul Mubarok Gelar Haflah Attasyakur Khidmat
- account_circle Erix Firmansyah
- calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
- visibility 27
- print Cetak

Acara Haflah Attasyakur Ponpes Darul Mubarok
Lampung Selatan, INFO JATI AGUNG.COM — Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Mubarok sukses melaksanakan agenda Haflah Attasyakur secara khidmat di Desa Sinar Rejeki, Kecamatan Jati Agung pada Minggu (17/5/2026).
Ratusan masyarakat, para ulama, tokoh Nahdlatul Ulama (NU), serta pemerintah desa memadati area pondok pesantren untuk menyaksikan momen sakral ini.
Agenda Khotmil Qur’an dan Uji Capaian Santri
Panitia mengemas acara ini dalam rangka Haflah Attasyakur Lil Ikhtitam Kitab Alfiyah Ibnu Malik dan Khotmil Qur’an. Oleh karena itu, para santri unjuk gigi menampilkan capaian hafalan dan pembelajaran mereka secara langsung di hadapan para tamu undangan.
Mbah Yai Izhar mengawali acara dengan pembacaan tawasul yang khusyuk. Selanjutnya, seluruh jamaah menggemakan lagu Indonesia Raya serta Mars Subhanul Wathon.
Kemudian, Fitri Alhikmah melantunkan Kalam Illahi yang membuat suasana religius semakin terasa kental.
Tokoh Penting Hadiri Haflah Attasyakur Ponpes Darul Mubarok
Sejumlah tokoh penting menghadiri Haflah Attasyakur Ponpes Darul Mubarok ini secara langsung. Para tokoh tersebut meliputi Mustasyar MWCNU Jati Agung Kyai Nurkholis Ahmad, Rois Syuriah MWCNU Jati Agung Kyai Masduki, dan Ketua Tanfidziyah MWCNU Jati Agung Ustadz Ahmad Ansori.
Selain itu, hadir pula Pengasuh Ponpes Darul Mubarok Ustadz Mustofa, S.H.I., Wakil Katib PCNU Lampung Selatan Kyai Sahalludin Mahfudz, Kyai Rosyidin dari Lampung Tengah, Kepala Desa Sinar Rejeki Iwan Syamsuri, serta Babinsa Kopka Prayitno.
Kehadiran para tokoh ini memperkuat dukungan nyata terhadap perkembangan pendidikan Islam di Jati Agung. Akibatnya, masyarakat sekitar menunjukkan antusiasme yang luar biasa dan mengikuti seluruh rangkaian acara dari awal hingga selesai.

Sambutan Kepala Desa Sinar Rejeki
Kepala Desa Sinar Rejeki, Iwan Syamsuri mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran acara ini.
“Alhamdulillah malam hari ini kita diberikan kesehatan sehingga bisa berkumpul di Pondok Pesantren Darul Mubarok dalam kegiatan khataman. Mudah-mudahan kegiatan pada malam hari ini mendapatkan berkah serta ridho dari Allah SWT,” ujarnya.
Dia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jamaah yang meringankan langkah mereka.
“Saya mewakili segenap panitia mengucapkan ribuan terima kasih kepada bapak dan ibu jamaah yang telah melangkahkan kakinya ke pondok pesantren yang kita cintai ini. Mudah-mudahan langkah bapak dan ibu menjadi amal saleh, Aamiin,” katanya.
Namun, dia tetap menyampaikan permohonan maaf yang tulus terkait fasilitas acara.
“Kami memohon maaf apabila dalam menyiapkan tempat ataupun sedikit hidangan kurang berkenan di hati bapak ibu sekalian,” tambahnya.
Ponpes Darul Mubarok Cetak Generasi Unggul
Iwan Syamsuri mengaku meneteskan air mata haru saat menyaksikan kelulusan para santri penghafal Al-Qur’an dan pemaham Kitab Alfiyah Ibnu Malik.
“Alhamdulillah kita sangat terharu atas capaian anak-anak yang khatam dan kita saksikan tadi. Mudah-mudahan anak-anak yang menimba ilmu di Ponpes Darul Mubarok ini nantinya menjadi anak yang saleh dan salehah,” ujarnya.
Seterusnya, dia menegaskan bahwa keberadaan Ponpes Darul Mubarok membawa kebanggaan besar bagi warga Desa Sinar Rejeki.
Apalagi, yayasan ini mengelola lembaga pendidikan formal yang lengkap dari jenjang MTs hingga SMK.
“Pondok pesantren ini juga memiliki sekolah formal baik MTs maupun SMK. Jadi saya sebagai kepala desa sangat bangga dan sangat mengapresiasi atas jerih payah semua pengurus, ketua yayasan, kepala sekolah, dan dewan guru mulai dari nol kecil sampai sebesar ini,” tuturnya.
Oleh sebab itu, dia mendoakan agar seluruh tenaga pendidik tetap memperoleh kesehatan dan keistiqamahan.
Ajakan Menempuh Pendidikan di MTs dan SMK Gema Karya
Pada akhir sambutannya, Iwan Syamsuri mengajak warga setempat untuk mendaftarkan anak-anak mereka ke lembaga formal milik pondok.
“Saya mengajak bapak dan ibu yang anak-anaknya lulus SD maupun SMP agar bisa mendaftarkan putra-putrinya di MTs atau SMK Gema Karya. Alhamdulillah lokasinya tidak jauh dari lingkungan kita,” pungkasnya.
- Penulis: Erix Firmansyah



